Oleh : Taufik Hidayatullah


Ramdhan merupakan bulan turunya rahmat, kebaikan dan keberkahan. Di dalamnya terdapat kebaikan yang jika didawamkan kan menghasilkan pahala yang berlipat ganda di sisi Tuhan. Ramdhan tidak hanya melulu diisi dengan tidur tanpa makna. Berlalunya Ramdhan tanpa kebaikan adalah sebuah kerugian, maka sudah seyogyanya kita sebagai hamba Tuhan mengambil jalan dengan mengikuti daurah dibulan Ramdhan entah itu i’tikaf di masjid, pesantren kilat hingga pasaran di pesantren. Ya, ini merupakan sebuah momentum perubahan, manfaatkanlah dengan mengerjakan hal yang tidak biasa sehingga kita mendapatkan malam lailatul qadar yaitu malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Tentunya Tuhan menyembunyikan waktu tepatnya malam seribu bulan agar supaya manusia lebih berfokus mengisi bulan Ramadhan dengan kebaikan, kebermanfaatan dan kesungguhan dalam beribadah dikarenakan sungguh amat merugi bagi siapa orang yang berlalunya ramadhan dan dia meninggalkanya tanpa amalan spesial apapun.
Olehkarenanya Bulan yang penuh ampunan ini seyogyanya patut diisi dengan hal apapun dsngan kebaikan sehingga tidaklah ramadhan berlalu tanpa kebaikan dan justru malah penyesalan penyesalan yang tak bisa terhindarkan. Salah satu agenda yang cukup baik ialah pasaran di pesantren salafiyah yang diiisi dengan target kajian kitab kuning dalam jangka waktu tertentu selama bulan ramdhan. Ya, ini merupakan agenda yang cukup baik disamping diisi dengan tarawih berjamaah, tadarrus pun tak ketinggalan kajian kitab bertemakan keislaman didalamnya

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *