Showing posts by category Pemikiran. Show all posts
Jejak Mesin Tik hingga Ilusi Digital: Sebuah Renungan Zaman
Ocit Abdurrosyid Siddiq “Di era di mana kecerdasan buatan mampu meniadakan yang ada dan mengadakan...
Menemukan Tuhan di Luar Batas Kata
Ocit Abdurrosyid Siddiq Sejarah peradaban manusia sering kali mencatat masa-masa kelam, sebuah periode di mana...
Sebuah Kontemplasi di Penghujung Tahun
Ocit Abdurrosyid Siddiq Waktu adalah sungai yang mengalir deras, tak pernah berbalik arah, dan tak...
Momen Hari Ibu
Oleh: Lukman Hakim Staf Pengajar SMAN 6 Kabupaten Tangerang – Banten Hari Ibu di Indonesia...
Jariyah Dosa Yang Tidak Berkesudahan
Ocit Abdurrosyid Siddiq Allah SWT telah memberikan sebuah berkah kepada manusia, yang tidak Dia berikan...
MENEREKO TKA DI SMA MUHAMMADIYAH KOTA SERANG (Sebuah Laporan)
Oleh: Endang Yusro (Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah Kota Serang dan Pengurus ICMI Orwil Banten) Hari...
Jangan Biarkan AI Mereduksi Nalar Budi Pembelajaran Sekolah
Oleh: Yhannu SetyawanWakil Ketua ICMI Wilayah Banten Membaca artikel menarik yang ditulis oleh Kang Rohman,...
Orientasi Baru Belajar Berwawasan Lingkungan di Era Digital
Dr. H. Fadlullah, S.Ag., M.Si.Dekan FKIP UNTIRTA Pengantar Pendidikan senantiasa bergerak mengikuti perubahan zaman. Dari...
Segera Menyatu, Pemuda!
Ocit Abdurrosyid Siddiq Suatu waktu, Penulis pernah mendapat undangan dari panitia pelantikan pengurus organisasi kepemudaan....
MENGHIDUPKAN KEMBALI PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM IMAM AL-GHAZALI DI TENGAH KRISIS MORAL ZAMAN MODERN
Oleh: Badiah Mahasiswa Pascasarjana UIN Syekh Nurjati Cirebon (SSC) Di tengah derasnya arus globalisasi dan kemajuan teknologi, dunia pendidikan Islam menghadapi tantangan yang tidak sederhana. Sekolah dan lembaga pendidikan kini berfokuspada capaian akademik, penguasaan teknologi, dan kompetensi kognitif, tetapi seringkalilupa pada esensi mendidik manusia seutuhnya. Krisis moral, disorientasi nilai, dan melemahnya spiritualitas menjadi gejala nyata yang kita saksikan di berbagai lini kehidupan. Dalam konteks inilah, pemikiran pendidikan Imam Al-Ghazali kembali menemukanrelevansinya. Imam Al-Ghazali bukan hanya seorang ulama besar dan sufi, tetapi juga seorang pemikirpendidikan yang memiliki visi holistik tentang manusia dan proses pembelajarannya. Dalam karya monumentalnya Ihya’ Ulum al-Din, ia menempatkan pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, melainkan proses penyucian jiwa (tazkiyatun nafs) dan pembentukan akhlak menujukedekatan kepada Allah SWT. Menurut Al-Ghazali, ilmu yang tidak membawa manusia pada kebaikan dan ketakwaan hanyalah kesia-siaan....







