Serang, (icmibanten.or.id) — Sebagai upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, kondusif, dan bebas dari tindakan perundungan, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 58 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) Melalui Bidang 3 sosial budaya dan hukum menyelenggarakan program edukasi anti-bullying di SDN Legokmenteng pada Sabtu (08/08/2026). Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh puluhan siswa dari tingkat sekolah dasar tersebut.
Sosialisasi ini digagas berdasar pada pentingnya penanaman nilai-nilai karakter dan empati sejak dini. Maraknya kasus perundungan di lingkungan sekolah menjadi alasan utama mahasiswa KKM Kelompok 58 UNIBA untuk membekali para siswa dengan pemahaman yang benar mengenai bahaya bullying, baik secara fisik, verbal, maupun sosial.
Dalam penyampaian materinya, tim KKM UNIBA mengemas kegiatan secara interaktif melalui presentasi visual, penayangan video edukatif, serta permainan peran (role-play). Pendekatan ini bertujuan agar para siswa dapat dengan mudah mengidentifikasi bentuk-bentuk perundungan yang sering kali tidak disadari dalam kehidupan sehari-hari.
Siswa tidak hanya diajarkan untuk tidak menjadi pelaku bullying, tetapi juga dilatih untuk berani menjadi upstander—yaitu individu yang berani melapor atau membela teman yang menjadi korban perundungan. Para mahasiswa juga menyelipkan sesi diskusi dan tanya jawab untuk melatih keberanian siswa dalam menyuarakan pendapat mereka.
Pihak kepala sekolah dan jajaran guru SDN Legokmenteng menyambut baik serta memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang dilakukan oleh Mahasiswa KKM Kelompok 58 UNIBA. Kehadiran program ini dinilai sangat membantu pihak sekolah dalam memperkuat pendidikan karakter dan menjaga iklim belajar yang harmonis.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh siswa SDN Legokmenteng dapat menerapkan nilai-nilai saling menghormati, menyayangi antar sesama teman, serta bersama-sama berkomitmen untuk mewujudkan sekolah bebas bullying. Mahasiswa KKM UNIBA pun berharap semangat positif ini dapat terus dijaga secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.





