(icmibanten.or.id) Desa Sambilawang,  — Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 58 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) melalui Bidang 1: Pendidikan, Keagamaan, dan Penguatan Karakter, menggulirkan program pengabdian yang menyentuh langsung kebutuhan pendidikan dan spiritual anak-anak di Desa Sambilawang, Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang. Tiga kegiatan utama sekaligus dijalankan: mengajar di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Legok Menteng, membuka Bimbingan Belajar (Bimbel) gratis, serta menggelar kegiatan mengaji bersama setiap malam sehabis Maghrib.

Program ini lahir dari kepedulian mahasiswa terhadap kondisi pendidikan dan pembinaan karakter anak-anak di lingkungan Desa Sambilawang. Bidang 1 KKM 58 UNIBA menilai bahwa penguatan ilmu pengetahuan saja tidak cukup tanpa dibarengi dengan pembentukan akhlak dan nilai-nilai keagamaan yang kuat sejak usia dini.

Di SDN Legok Menteng, mahasiswa turut serta membantu proses belajar-mengajar di dalam kelas, mendampingi guru dalam menyampaikan materi, serta memberikan pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif agar suasana kelas terasa lebih hidup dan menyenangkan bagi siswa. Kehadiran mahasiswa disambut antusias oleh para siswa maupun dewan guru, yang merasa terbantu dengan tambahan tenaga pengajar selama masa KKM berlangsung.

Tidak berhenti di ruang kelas formal, mahasiswa Bidang 1 juga membuka program Bimbingan Belajar gratis yang diperuntukkan bagi anak-anak Desa Sambilawang di luar jam sekolah. Program ini menjadi ruang tambahan bagi anak-anak untuk memperdalam mata pelajaran yang dirasa sulit, sekaligus tempat belajar yang nyaman dan tanpa dipungut biaya sepeser pun. Bimbel ini disambut hangat oleh orang tua siswa yang selama ini kesulitan mendampingi anak belajar di rumah.

Selain aspek akademik, penguatan karakter dan nilai-nilai keagamaan juga menjadi fokus utama. Setiap malam sehabis salat Maghrib, mahasiswa KKM 58 UNIBA mengadakan kegiatan mengaji bersama anak-anak setempat. Kegiatan ini tidak hanya berisi bacaan Al-Qur’an, tetapi juga diselingi dengan pembelajaran akhlak, kisah-kisah teladan, serta penanaman nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, dan rasa hormat kepada sesama.

Suasana mengaji sehabis Maghrib berlangsung khidmat namun tetap hangat dan akrab. Anak-anak datang dengan penuh semangat, duduk melingkar bersama mahasiswa KKM, saling menyimak bacaan satu sama lain, hingga diselingi tawa dan canda yang membuat kegiatan keagamaan ini terasa dekat dan menyenangkan bagi anak-anak.

Koordinator Bidang 1 KKM 58 UNIBA Ibu Surti Zahra., S.E. M.M menyampaikan bahwa program ini dirancang secara berkesinambungan, mulai dari pendidikan formal di sekolah, pendampingan belajar tambahan melalui Bimbel, hingga penguatan karakter dan spiritual melalui kegiatan mengaji. Ia berharap ketiga program ini dapat memberikan bekal yang utuh bagi anak-anak Desa Sambilawang, baik dari sisi ilmu pengetahuan maupun akhlak dan keimanan.

Warga dan tokoh masyarakat setempat turut memberikan apresiasi atas kehadiran program ini. Kegiatan mengajar, Bimbel gratis, dan mengaji bersama dinilai membawa warna baru bagi anak-anak di Desa Sambilawang, sekaligus menjadi bukti bahwa mahasiswa KKM tidak hanya hadir sebagai pelaksana tugas kampus, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang cerdas dan berakhlak mulia.

Melalui rangkaian program Bidang 1: Pendidikan, Keagamaan, dan Penguatan Karakter ini, KKM 58 UNIBA berharap semangat belajar dan mengaji yang telah ditanamkan dapat terus hidup dan berlanjut, bahkan setelah masa pengabdian mahasiswa di Desa Sambilawang, Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang berakhir.

#KKM58UNIBA

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *