Oleh: Rohman, M.A.
(Sekretaris ICMI Banten)
Kegiatan Ramadhan Leadership Camp yang diselenggarakan oleh ICMI Orwil Banten di Auditorium Poltekkes Banten 11 Maret 2026 kemarin bukan sekadar agenda rutin organisasi. Di dalam forum tersebut, Wakil Gubernur Banten menyampaikan sejumlah pesan penting yang menarik untuk dicermati, terutama terkait peran strategis ICMI sebagai wadah para cendekiawan Muslim di Banten. Sambutan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mengandung refleksi mengenai kepemimpinan, intelektualitas, dan tanggung jawab sosial kaum terdidik dalam pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menegaskan bahwa Ramadhan merupakan bulan yang penuh rahmat dan kasih sayang. Oleh karena itu, momentum Ramadhan seharusnya mendorong manusia untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, nilai kasih sayang tersebut harus diwujudkan dalam kehidupan sosial, termasuk dalam kepemimpinan dan pengabdian kepada masyarakat.
Pesan ini penting karena kepemimpinan publik sering kali terjebak pada dimensi kekuasaan semata, sementara dimensi kemanusiaan justru terlupakan. Padahal dalam tradisi Islam, kepemimpinan bukan hanya soal otoritas, tetapi juga amanah untuk melayani dan melindungi masyarakat.
Di tengah penjelasannya, Wakil Gubernur kemudian memberikan tafsir menarik terhadap akronim ICMI. Menurutnya, ICMI bukan sekadar singkatan dari Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia, tetapi dapat dimaknai sebagai rangkaian nilai yang harus dimiliki oleh para anggotanya. Ia mengaitkan huruf “I” dengan Intelligence Quotient atau kecerdasan intelektual, “C” dengan Communication, “M” dengan Movement, dan huruf “I” terakhir dengan Imagination.
Penafsiran tersebut tentu bukan definisi resmi organisasi, tetapi sebagai retorika kepemimpinan ia mengandung pesan penting. Wakil Gubernur ingin menegaskan bahwa kader ICMI harus menjadi kelompok intelektual yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga memiliki kemampuan berkomunikasi, mampu bergerak melakukan perubahan, serta memiliki imajinasi untuk melahirkan inovasi.
Penekanan pada aspek intelektualitas memang relevan dengan karakter ICMI sebagai organisasi para cendekiawan. Namun dalam sambutannya, Wagub juga mengingatkan bahwa kecerdasan saja tidak cukup. Intelektual harus mampu menerjemahkan pengetahuan menjadi kontribusi nyata bagi masyarakat.
Di sinilah aspek komunikasi menjadi penting. Wakil Gubernur menyebut komunikasi sebagai jembatan yang menghubungkan berbagai pihak, mulai dari masyarakat, akademisi, hingga pemerintah. Tanpa komunikasi yang baik, gagasan-gagasan intelektual sering kali berhenti di ruang diskusi tanpa pernah menjadi kebijakan atau program nyata.
Dalam konteks pembangunan daerah seperti Banten, komunikasi antara dunia akademik dan pemerintah menjadi sangat penting. Banyak kebijakan publik membutuhkan dukungan kajian ilmiah, sementara para akademisi membutuhkan ruang agar pemikirannya dapat diimplementasikan dalam kebijakan. ICMI, sebagai organisasi yang beranggotakan banyak akademisi dan profesional, memiliki potensi besar untuk menjadi jembatan tersebut.
Selain komunikasi, Wagub juga menekankan pentingnya movement atau gerakan. Ia mengingatkan bahwa perubahan tidak akan terjadi jika kita terus melakukan hal yang sama tetapi berharap hasil yang berbeda. Ia bahkan mengutip ungkapan Albert Einstein bahwa kegilaan adalah melakukan hal yang sama berulang kali namun mengharapkan hasil yang berbeda.
Pesan ini relevan dengan berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi Banten, mulai dari persoalan tata kelola pemerintahan, ketimpangan pembangunan wilayah, hingga upaya menciptakan pemerintahan yang bersih dari korupsi. Wagub bahkan menyebut slogan pembangunan Banten yang menekankan kemajuan, keadilan, pemerataan, dan bebas korupsi. Namun ia juga mengakui bahwa mewujudkan hal tersebut bukanlah perkara mudah.
Karena itu, ia berharap ICMI dapat menjadi bagian dari gerakan perubahan tersebut. Organisasi ini diharapkan mampu memberikan gagasan, masukan, serta rekomendasi strategis untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah.
Aspek terakhir yang ia tekankan adalah imagination atau imajinasi. Mengutip kembali Einstein, ia mengatakan bahwa imajinasi sering kali lebih penting daripada pengetahuan karena pengetahuan memiliki batas, sementara imajinasi dapat melingkupi dunia.
Pesan ini menarik karena menegaskan bahwa inovasi lahir dari kemampuan membayangkan sesuatu yang belum ada. Dalam dunia yang terus berubah akibat perkembangan teknologi, organisasi intelektual seperti ICMI tidak boleh terjebak dalam pola pikir lama. Sebaliknya, mereka harus mampu melihat peluang masa depan dan merumuskan solusi kreatif bagi berbagai persoalan masyarakat.
Selain empat nilai tersebut, Wagub juga menekankan pentingnya lima karakter utama yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin dan intelektual Muslim: keilmuan, kesabaran, keimanan dan ketakwaan, kekeluargaan atau silaturahmi, serta kepedulian sosial. Ia menyebutkan bahwa Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai tersebut, termasuk melalui kegiatan seperti Leadership Camp yang diikuti para mahasiswa dan generasi muda.
Pada akhirnya, pesan Wakil Gubernur Banten tersebut dapat dibaca sebagai ajakan kepada ICMI untuk memperkuat peran intelektual Muslim dalam kehidupan publik. Di tengah berbagai tantangan pembangunan, organisasi cendekiawan tidak boleh hanya menjadi forum diskusi atau perkumpulan elit intelektual. Ia harus menjadi motor pemikiran dan gerakan yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Ramadhan Leadership Camp menjadi ruang yang penting untuk menanamkan semangat tersebut kepada generasi muda. Sebab masa depan organisasi dan masa depan daerah sangat bergantung pada kualitas kepemimpinan yang lahir dari generasi berikutnya.
Jika pesan yang disampaikan dalam forum tersebut benar-benar diterjemahkan dalam kerja nyata, maka ICMI di Banten tidak hanya akan menjadi wadah berkumpulnya para cendekiawan, tetapi juga menjadi kekuatan moral dan intelektual yang mampu mendorong kemajuan provinsi Banten secara lebih adil, inovatif, dan berkelanjutan.





